Pasrah

3 02 2010

Masih kuingat dibenakku hari itu aq berangkat ke daerah lumpur lapindo untuk menghadiri 2 tahun meninggalnya sepupuku.Aq berangkat naik kereta jam 5 pagi. Setelah selamatan kuutarakan keinginan kepada Omq buat itikaf di masjid agung.Hari itu 23 ramadhan aku aku begitu ingin merasakan air masjid agung seperti yang diceritakan kakakku akhirnya keinginanku untuk itikaf dimasjid agung terwujud Alhamdulillah terima kasih Ya Rabb.

Setelah Omku bersedia mengantar kami sepakat berangkat jam 12 malam dan baliau bertanya apa yang dilakukan ketika itikaf.Aq menjelaskan sesuai yang aq kerjakan setiap tahunnya shalat tahiyatul masjid,sholat taubat,sholat tasbih,shalat hajat dan akhirnya sholat istikharah kemudian baru baca Al qur’an.Setelah tarawih kami semua langsung tidur karena takut ga’ bangun  .Akhirnya almarm berbunyi aq mandi dan kami berangkat dari rumah jam 12.15 malam jalanan sepi kecuali masjid2 yang kami lewati mulai ramai dikunjungi. Buat Om dan Tante, beliau melakukan itikaf baru sekali ini dan Tanteku bilang “Aq baru sekali ini itikaf mungkin klo mbak ga’ ngajak  kesini aq ga’ akan pernah tahu rasanya itikaf.”.Sekali lagi aq bersyukur terima kasih Ya Rab sudah membuatku merasa berarti.Dan ketika aq pulang ke Jember beliau berdua tetap melakukan itikaf di 7 hari terakhir dibulan terakhir Ramadhan sekali lagi kuucapkan syukur itu berkali-kali.Ya Rabb terima kasih atas segala anugerahMu.

Dari beliau berdua aq belajar banyak hal.Om adalah adik ibu yang no 7 beliau punya 2 putri.yang pertama Mega namanya meninggal ketika mau sholat di masjid Cheng Ho dia dibonceng di tabrak mobil Box dari belakang di terpental dan meninggal.Padahal Mega tinggal menunggu wisuda sarjana di Keperawatan dan calon wisudawan terbaik.Begitu terpukulnya Om dan Tante.Mereka merasa ga’ punya lagi semangat tapi dengan seiring waktu beliau berdua bisa bangkit dengan harapan mereka bisa mengantarkan si bungsu  sebagai amanah dari Allah SWT.Dan yang beliau bilang berusaha pasrah dan  Ikhlas atas semua ketentuan Allah SWT.SubhanaAllah.

Didunia ini tidak ada kejadian karena kebetulan semua sudah diatur olehNya dan tidak ada sesuatu kejadian yang tidak memiliki hikmah/manfaat.

Bahkan sekarang karier beliau berdua bagai roket Omku beberapa kali di kirim Ke Asia dan  Eropa dan jadi Trainer para sarjana2 di perusahaan beliau padahal beliau hanya lulusan STM.SubhanaAllah.

Ya Allah jika kami sebagai hambaMu masih belum bisa bersyukur dengan segala apa yang telah Engkau berikan kepada kami maka begitu bodohnya kami.

Hidup tidak akan tahu kapan akan berakhir tapi kita wajib berusaha untuk jadi yang terbaik.Semangat……..semangat………semangat.Dan Tersenyum untuk menatap dunia ini.Karena Dunia hanyalah tempat singgah sementara buat kita.Semoga bermanfaat utamanya buat “Saya”


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: