Kewajiban dan Hak seorang anak

26 03 2009

 

Banyak hal-hal  yang terjadi pada seorang anak baik itu kelakuan, kepribadian, sikap dan tingkah lakunya. Para orang tua dituntut untuk bisa mempertanggung jawabkan apa yang sudah menjadi amanah dari Allah. Orang tua punya kewajiban dan hak kepada seorang anak tapi anak juga punya hak dan kewajiban kepada orang tua.

            Kewajiban dan hak seorang anak adalah berbakti kepada kedua orang tuanya. “Berbaktilah kepada orang tuamu, niscaya anak-anakmu akan berbakti kepadamu, berlakulah sopan niscaya istri-istrimu akan menghargaimu.”Rasulullah bersabda “Orang tua itu adalah pusat pintu-pintu surga. Jika Anda menginginkan  maka aku kan meletakkan pintu itu atau aku akan menjaganya.” Selain itu sabda Nabi saw “Ridla Allah tergantung ridla kedua orang tua, demikian pula marahNya tergantung kemarahan kedua orang tua.”

            Kewajiban seorang anak dalam memenuhi hak kedua orang tuanya:

1.      Ketika kedua orang tua menginginkan makanan,maka berilah makanan

2.      Ketika kedua orang tua menginginkan pakaian,maka berilah pakaian

3.      Ketika kedua orang tua memerlukan bantuan apa saja,bantulah dia

4.      Memenuhi panggilan merekanya

5.      Mematuhi segala  perintahnya, dengan catatan bukan perintah maksiat atau mengatakan kejelakan lain

6.      Mrtendahkan diri dihadapan mereka dengan kasih sayang

7.      Ketika berbicara pakailah kata-kata yang baik,lunak,lemah lembut,tidak kasar

8.      Tidak boleh memanggil nama kecilnya

9.      Ketika berjalan harus dibelakangnya

10.  Senang kepada keduanya sebagimana senang kepada dirinya sendiri sebaliknya membenci bagi keduanya sebagaimana pada dirinya  sendiri.

11.  Memohonkan mapun untuk keduanya serta rahmat Allah.

Hak seorang anak kepada orang tuanya :

1.      Memilihkan ibu yang baik,jangan sampai terhina akibat ibunya

2.      Memberi nama yang baik ketika lahir

3.      Mendidiknya dengan Al-Quran(agama Islam)

4.      Mengawinkan ketika menginjak dewasa.

Jika tidak dengan hati nurani maka kita akan kesulitan untuk melaksanakan itu semua. Dan seorang sahabat Nabi saw berkata bahwa salah satu penyebab kesulitan penghidupan adalah tidak mendo’akan kedua orang tuanya.

 

 

Referensi :Al Qur’an, Tanbihul Ghafilin(Al-Faqih Abu Laits Samarqandi), Melalui Hati menjumpai Allah (Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali),Rmajmu’ah Rasa’il al-Imam al-Ghazali.

About these ads

Aksi

Information

One response

3 04 2010
prawita andaresti

ass,,

sy prawita seorang pelajar SMP kelas 3 . sy mempunyai sdikit mslh dgn orang tua saya.dirumah,,sy tdk memiliki khodimat,sehingga sy hrus membantu ke2 orang tua sy ktika sy sdng ada drmh.termasuk menjaga adik-adik sy ktika sy libur sekolah.sy tak pernah merasa terpaksa atas apa yang sy lakukan.smua itu sy lakukan ikhlas.namun terkadang ke2 orang tua sy tdk pernah mau menyadari atau mengakui klo sy sdh membntu mreka.sy tdk mminta inbalan atas apa yg sdh sy lkukan.sy hny ingin ke2 orng tua sy menyadari atas apa yg sdh sy lakukan.sering terlontar kata “pernah bantu apa sih kmu?” dri mulut orng tua sy.sungguh kata-kata itu membuat sy sakit hati n menangis.apa yg hrus sy lkukan??apa sluruhny adalah kesalahan sy?

Wass..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: